D3 Keperawatan
Universitas Muhammadiyah Malang
D3 Keperawatan
Universitas Muhammadiyah Malang

Fasilitas

FASILITAS PADA PROGRAM D3 KEPERAWATAN UMM


  1. Fasilitas Akademik
    Dalam proses pendidikan, Program D3 Keperawatan memiliki 6 kelas dimana setiap kelas dilengkapi dengan sarana multimedia (LCD Projector, Sound System) dengan lingkungan yang sejuk dan nyaman.Dalam menunjang proses belajar mengajar, maka di kampus juga dilengkapi sarana hot spot area, fasilitas laboratorium serta perpustakaan yang lengkap yang menjadikan mahasiswa nyaman di kampus. Atmosfer akademis yang baik mendukung mahasiswa untuk mengembangkan potensi dirinya baik secara akademik maupun non akademik.

  2. Laboratorium Keperawatan
    Sarana dan Prasarana Pada Laboratorium Keperawatan terdiri atas 7 ruangan utama yaitu :
  • Lab. Keperawatan Dasar, Medikal Bedah dan Gawat Darurat
 
Laboratorium Keperawatan Dasar, Keperawatan Medikal-Bedah dan Keperawatan Gawat Darurat berada di lantai II, memiliki gambaran tentang setting UGD (Unit Gawat Darurat), Ruang Observasi (ICU) dan Ruang Rawat Inap. Dilengkapi dengan ruang tunggu, meja resepsionis dan Nursing Station, serta almari alat untuk tindakan invasif. Dilengkai dengan ruang demontrasi yang digunakan untuk pembelajaran secara klasikal dengan metode demonstrasi dan simulasi.
Praktikum di laboratorium keperawatan dasar, Keperawatan Medikal-bedah dan Keperawatan Gawat Darurat untuk mempraktekkan ketrampilan yang ada dalam Mata Kuliah Kebutuhan Dasar Manusia, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Kritis, dan Keperawatan Gawat Darurat.
Ketrampilan-ketrampilan yang sesuai dengan Mata Kuliah Kebutuhan Dasar Manusia antara lain:
a. Pemenuhan Kebutuhan Oksigen
b. Pemenuhan Kebutuhan Cairan/Elektorlit
c. Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi
d. Pemenuhan Kebutuhan Eliminasi
e. Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene
f. Pemenuhan Kebutuhan Istirahat/Tidur
g. Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman, Aman dan Keselamatan
h. Ketrampilan Pemeriksaan Fisik
i. Ketrampilan Pendokumentasian  Asuhan Keperawatan
Ketrampilan-ketrampilan yang sesuai dengan Mata Kuliah Keperawatan Medikal-bedah, Keperawatan Kritis dan  Keperawatan Gawat Darurat sesuai dengan semua sistem yang ada antara lain :
a. Sistem Kardio Vaskuler
b. Sistem Pernafasan
c. Sistem Pencernaan
d. Sistem Penglihatan
e. Sistem Pendengaran dan Wicara
f. Sistem Persarafan
g. Sistem Edokrin
h. Sistem Integumen
i. Sistem Muskuloskeletal
j. Sistem Perkemihan

  • Lab.  Keperawatan Anak
Laboratorium Keperawatan Anak terdiri dari ruang penerimaan/ruang tindakan yang menggambarkan Poli Anak, ruang observasi/PICU (Pediatric Intensive Care Unit), dan ruang rawat inap dan dilengkapi dengan meja resepsionis, Nursing Station dan ruang bermain sekaligus alat permainnanya.
Praktikum di laboratorium keperawatan anak adalah untuk mempraktekkan ketrampilan yang ada dalam Mata Kuliah Keperawatan Anak.
Ketrampilan-ketrampilan yang sesuai dengan Mata Kuliah Keperawatan Anak antara lain:
- Dapat melakukan macam-macam teknik imunisasi (BCG, DPT, Polio, Campak)
- Pemasangan Infus
- Pemeriksaan Kadar Hb (cek Hb Sahli)
- Pemberian Transfusi
- Pemasangan NSV / NGT
- Pemasangan Kateterisasi
- Pemberian Kompres hangat atau dingin
- Pemberian Injeksi (im, iv, sc, ic)
- Melakukan Huknah/lavement
- Observasi tanda-tanda vital
- Melakukan Suction
- Memberikan bantuan oksigen
- Melakukan Resusitasi
- Melakukan Fisioterapi dada
- Melakukan Kebersihan mulut
- Melakukan Darm Buis
- Melakukan Irigasi dan perawatan colostomi
- Membuat macam-macam cairan untu anak
- Menghitung kebutuhan nutrisi dan cairan/elektrolit
- Menyiapkan dan membantu Lumbal punkti
- Memandikan bayi
- Menimbang BB dan Mengukur TB
- Merawat tali pusat
- Personal hygiene (memandikan, mengganti pakaian bayi, popok, gurita)
- Terapi Bermain
- Pemeriksaan DDST (tingkat pertumbuhan dan perkembangan)

  • Lab. Keperawatan Maternitas
Laboratiorum Keperawatan Maternitas terdiri dari Ruang Pre Natal yaitu ruang pemeriksaan kehamilan atau yang terkait dengan ANC (Ante Natal Care), Ruang Natal yaitu ruang untuk menolong persalinan sekaligus perawatan baru lahir, Ruang Post Natal yaitu ruang rawat inap bagi ibu setelah melahirkan. Dilengkapi dengan meja resepsionis, Nursing Station, dan Pojok Laktasi serta Ruang Konseling.
Praktikum di laboratorium keperawatan maternitas adalah untuk mempraktekkan ketrampilan yang ada dalam Mata Kuliah Keperawatan Maternitas.
Ketrampilan-ketrampilan yang sesuai dengan Mata Kuliah Keperawatan Maternitas antara lain:
- Pemeriksaan kehamilan
- Pertolongan Persalinan Fisiologis           
- Perawatan buah dada pada ibu hamil dan post partum
- Pemeriksaan kadar Hb (Cek Hb Sahli)
- Senam nifas dan senam hamil
- Pemasangan Infus  dan Tranfusi Darah
- Merawat bayi baru lahir 
- Rawat luka Post operasi
- Melakukan Vulva hygiene                      
- Pemberian Injeksi
- Angkat jahitan  luka Post operasi          
- Pemasangan Kateter
- Perawatan pre & post op             
- Menyiapkan pasien yang akan dilakukan radium

  • Lab. Keperawatan Jiwa
Laboratorium Keperawatan Jiwa terdiri dari satu ruang pemeriksaan sekaligus sebagai ruang rawat inap, ruang Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) sekaligus kelengkapannya  serta ruang kegiatan/ruang diskusi yang digunakan sebagai ruang rehabilitasi bagi pasien gangguan jiwa dilengkapi dengan meja resepsionis, Nursing Station, dan kelengkapan Terapi Okupasi (terapi musik, olah raga dan kegiatan lainnya).
Praktikum di laboratorium keperawatan jiwa adalah untuk mempraktekkan ketrampilan yang ada dalam Mata Kuliah Keperawatan Jiwa.
Ketrampilan-ketrampilan yang sesuai dengan Mata Kuliah Keperawatan Jiwa antara lain:
- Mendokumetasikan asuhan keperawatan jiwa
- Membuat strategi pelaksanaan dan laporan pendahuluan
- Melakukan Terapi Aktifitas Kelompok (TAK)
- Melakukan perawatan pada pasien yang akan dilakukan ECT
- Komunikasi Terapiutik
- Melakukan Fiksasi pada pasien gangguan jiwa

  • Lab. Keperawatan Komunitas
Laboratorium Keperawatan Komunitas yang menggambarkan Puskesmas Mini, yang terdiri dari ruang tunggu, ruang penerimaan/loket, ruang tindakan/BP (Balai Pengobatan), ruang penyuluhan dan alat pendukungnya, ruang diskusi, dan miniatur Posyandu yang terdiri dari lima meja posyandu (pendaftaran, penimbangan, imunisasi, tindakan, konseling).
Praktikum di Laboratorium Keperawatan Komunitas adalah untuk mempraktekkan ketrampilan yang ada dalam Mata Kuliah Pendidikan Kesehatan, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, dan Keperawatan Gerontik
Ketrampilan-ketrampilan yang sesuai dengan Mata Kuliah Pendidikan Kesehatan antara lain:
- Membuat Proposal Penyuluhan (SAP)
- Membuat Media Penyuluhan
- Melakukan Penyuluhan untuk sesuai dengan mata kuliah
- Diskusi tentang Keperawatan Komunitas
- Pembelajaran Pelayanan di Puskesmas
- Mengenal Keperawatan Gerontik

  • Lab. Tumbuh Kembang
Anak tidak dapat dipisahkan antara bermain dan bekerja, bagi anak bermain merupakan seluruh aktivitas anak termasuk bekerja, kesenangannya dan merupakan metode bagaimana mereka mengenal dunia. Bermain tidak sekedar mengisi waktu, tetapi merupakan kebutuhan anak seperti halnya makanan, perawatan, kasih sayang dll.
Anak memerlukan berbagai variasi permainan untuk kesehatan fisik, mental dan perkembangan emosinya. Anak bermain dengan menggunakan seluruh emosinya, perasaannya dan pikirannya.
Dapat melakukan Pemeriksaan / Deteksi Dini Pertumbuhan dan Perkembangan dengan pendekatan Bermain Sehingga dapat memberikan petunjuk bila ada sesuatu dalam perkembangan yang perlu mendapat perhatian sehingga diharapkan bisa memberikan stimulasi penting bagi perkembangan anak.
Tujuan dari penilaian perkembangan dengan pendekatan bermain ini adalah :
• Mengetahui kelainan perkembangan anak dan hal-hal lain yang merupakan resiko terjadinya kelainan perkembangan tersebut
• Mengetahui berbagai masalah perkembangan yang memerlukan pengobatan atau konseling genetik
• Mengetahui kapan anak perlu dirujuk  ke pelayanan yang lebih tinggi
Sasaran dari pemeriksaan tumbuh kembang
• Penilaian pertumbuhan dan perkembangan ini dapat dilaksanakan pada anak :   usia 1 bulan s/d 6 tahun.
• Untuk memfasilitasi sarana bermain, telah disiapkan berbagai macam alat permainan yang menyesuaikan dengan perkembangan anak berbagai usia.
• Untuk alat deteksi dini perkembangan, digunakan metode DENVER III / DDST (Denver Development Skrinning Test)
Tahap-tahap pemeriksaan
Sebelum dilakukan penilaian perkembangan anak, akan dilakukan tindakan:
1. Wawancara / anamnesa (lebih baik dengan keluarga/atau pendamping)
2. Evaluasi lingkungan anak
3. Evaluasi penglihatan dan pendengaran anak
4. Evaluasi bicara dan bahasa anak
5. Pemeriksaan Fisik
6. Skrinning/Deteksi Dini Perkembangan Anak

Juga laboratorium non keperawatan antara lain:
1. Laboratorium Anatomi yang dilengkapi oleh Cadaver.
2. Laboratorium Patologi
3. Laboratorium Mikrobiologi dan Parasitologi
4. Laboratorium Biologi, Fisika, Kimia
5. Laboratorium Computer dan Internet

      3.  Sarana Pendukung
           Sarana pendukung yang dimiliki antara lain fasilitas olah raga: bola basket, sepak bola, bola volly, dan lain-lain, serta berbagai unit kegiatan mahasiswa dibidang seni, olah raga, penalaran dan kesejahteraan.
Shared: